Desa Ende Desa Tradisional Suku Sasak Pulau Lombok

Suku bangsa di Negara kita Indonesia sangatlah banyak jumlahnya. Setiap daerah memiliki adat dan budaya sendiri yang memiliki tingkat keanekaragaman yang berbeda beda. Walau berbeda, tetaplah satu Indonesia dari barat ke timur. Pulau Lombok berada di tengah Negara Indonesia, tepatnya diantara Pulau Bali dan Pulau Sumbawa. Pulau yang dijuluki Pulau Seribu Masjid ini memiliki sebuah suku yang bernama Suku Sasak. Orang Lombok (atau Suku Sasak) tersebar luas di seluruh Pulau Lombok. Mereka hidup berdampingan bersama dengan orang Bali, orang Jawa, orang Sumbawa dan pendatang lainnya.

Jika anda pernah datang ke Desa Tradisional Sasak, Desa Adat Sade, anda mungkin akan berpikir bahwa ini sama dan mirip. Jika dilihat dari lokasi, kedua desa ini memiliki lokasi yang berdekatan sekitar 5 menit atau kurang lebih 3 km saja. Lokasinya yang sangat strategis dan terletak di pinggir jalan menjadi sangat mudah untuk dijumpai apabila anda kesini. Desa Adat Ende ini untuk ke depannya akan dipromosikan untuk tujuan wisata budaya bagi para wisatawan yang ke datang paket wisata lombok. Dikarenakan Desa Sade sudah dianggap bisa mandiri, sehingga untuk selanjutnya Desa Adat Ende akan dikembangkan oleh pemerintah lokal dan oleh para travel agent dan tour guide untuk disusun dalam satu kesatuan paket wisata lombok untuk kedepannya.

Kehidupan masyarakat di Desa Ende masih mempertahankan adat istiadat dari jaman nenek moyang mereka sampai dengan sekarang. Jika mereka mau melakukan sebuah acara adat, mereka tetap melakukan ritual sesuai dengan kepercayaan Animisme & Dinamisme yang telah dilakukan oleh nenek moyang mereka sebelumnya. Penduduk setempat hidup dengan cara yang sangat sederhana dan minim modernisasi. Mereka memasak makanan masih dengan menggunakan kayu bakar dan tungku. Mengambil dan menimba air dari sumur yang digali  (tidak ada PDAM). Untuk yang berusia lanjut (sesepuh), mereka semua tidak bisa berbahasa Indonesia.

Jika ingin masuk ke dalam rumah salah satu masyarakat, anda harus berhati-hati dikarenakan pintu masuknya dibuat lebih rendah daripada tinggi badan kita. Anda harus menundukkan kepala apabila ingin masuk dan bertamu. Menurut filosofi orang Lombok, dengan kita menundukkan kepala berarti kita sebagai tamu telah menghormati sang tuan rumah. Hal ini akan diberitahu sewaktu anda mengambil paket liburan ke lombok sebelum memasuki Desa Adat Ende.

Untuk rumah tinggal mereka sangatlah sederhana. Lantai rumah mereka terbuat dari campuran kotoran kerbau, tanah liat, abu jerami yang telah disatukan dan dikeringkan. Dalam waktu satu minggu, mereka membersihkan lantai rumah mereka sebanyak 2 – 3 kali dengan menggunakan kotoran sapi namun uniknya tidak berbau. Dengan menggunakan kotoran sapi, akan menghilangkan tingkat kelembaban dari lantai, sehingga otomatis akan mengusir nyamuk. Sehingga pada malam hari, warga tidak akan terganggu oleh nyamuk pada malam harinya.

Desa ini masih sangat asri dan penduduknya sangat ramah. Apabila anda mengambil paket tour ke lombok, anda harus mengunjungi desa ini sebagai alternative wisata dari Desa Tradisional Sade di Pulau Lombok. Hati – hati jika ke Lombok, nanti tidak mau pulang !

 

Sosial Media :